Lhokseumawe, Jumat 12/06/2026 – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Lhokseumawe melalui Bidang Aset melakukan survei pendampingan bersama tim V-Green sebagai bagian dari rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Lhokseumawe dan V-Green dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di wilayah Kota Lhokseumawe.
Kegiatan survei tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Aset BPKD Kota Lhokseumawe, Mirza Saputra, S.STP, bersama perwakilan Tim V-Green, Nazar, dengan meninjau sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Battery Swap Station (BSS).
V-Green merupakan perusahaan pengembang infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang berkomitmen memperluas jaringan pengisian kendaraan listrik dan fasilitas penukaran baterai (battery swap) di Indonesia guna mendukung percepatan transisi menuju transportasi ramah lingkungan. V-Green menyediakan berbagai solusi pengisian daya, mulai dari charging statiun hingga battery swap station yang mendukung ekosistem kendaraan listrik.
Ada 36 titik lokasi yang direncanakan di Wilayah Kota Lhokseumawe untuk pembangunan SPKLU ( Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik umum) dan BSS ( Battery Swapping Stasiun). Salah satu lokasi yang telah disurvei adalah kawasan Kantor BPBD Kota Lhokseumawe yang berada di Gampong Alue Awe.
Kabid Aset BPKD Kota Lhokseumawe, Mirza, menyampaikan bahwa survei lapangan dilakukan untuk memastikan lokasi yang direncanakan memenuhi aspek teknis, aksesibilitas, dan kebutuhan masyarakat dalam penggunaan kendaraan listrik di masa mendatang.
“Survei ini bertujuan untuk memastikan titik-titik yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan V-Green, Nazar, menjelaskan bahwa pembangunan SPKLU dan BSS merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan infrastruktur kendaraan listrik yang mudah dijangkau masyarakat. Melalui diskusi dan peninjauan bersama, setiap lokasi akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan operasional, ketersediaan lahan, serta kemudahan akses pengguna kendaraan listrik.
Pemerintah Kota Lhokseumawe menyambut baik rencana kerja sama ini karena sejalan dengan upaya mendukung penggunaan energi bersih dan pengembangan kota yang berwawasan lingkungan. Dengan hadirnya SPKLU dan BSS di berbagai titik strategis, diharapkan dapat meningkatkan kesiapan Kota Lhokseumawe dalam menghadapi perkembangan teknologi transportasi berbasis listrik di masa depan.
